TNI/POLRI
Beranda / TNI/POLRI / Evaluasi SOP Pengamanan Aksi, Tim Puslitbang Polri Gelar FGD di Polres Rokan Hilir

Evaluasi SOP Pengamanan Aksi, Tim Puslitbang Polri Gelar FGD di Polres Rokan Hilir

Peserta rapat FGD yang di gelar Tim Polri.

Rokan Hilir,Derap1News –Tim Polri melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) melaksanakan penelitian terkait penyampaian pendapat di muka umum di Mapolres Rokan Hilir, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Tunggal Panaluan ini merupakan bagian dari program kerja Puslitbang Polri Tahun Anggaran 2026.

Rombongan tim penelitian dipimpin Ketua Tim Kombes Pol Tonny Kurniawan dan disambut Wakapolres Rokan Hilir Kompol Rikky Operiadi mewakili Kapolres, bersama para pejabat utama Polres Rohil.

Wakapolres Rohil saat Mendampingi  Tim dari Polri

Dalam sambutannya, Wakapolres menyampaikan bahwa penelitian tersebut menjadi agenda strategis untuk menjaring masukan dari internal kepolisian maupun elemen masyarakat. Hasil penelitian diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi Mabes Polri dalam merumuskan kebijakan pengamanan aksi unjuk rasa yang lebih optimal, humanis, dan profesional.

Baca Juga  Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Rimba Melintang Rutin Cek Lahan Jagung Ketahanan Pangan

Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol Tonny Kurniawan menjelaskan, penelitian ini bertujuan menghimpun data faktual mengenai peran kepolisian dalam penanganan aksi penyampaian pendapat di muka umum.

Ia menegaskan bahwa kebebasan berpendapat merupakan hak konstitusional warga negara yang dilindungi undang-undang.
“Kami melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara mendalam untuk memperoleh masukan konkret dari internal maupun eksternal, sehingga dapat dirumuskan rekomendasi kebijakan yang tepat guna meningkatkan kualitas pelayanan dan pengamanan,” ujarnya.

Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Peredaran Narkotika Jalur Laut di Pulau Halang, Sabu Diperkirakan Capai 45 Kg

Kegiatan penelitian melibatkan personel dari berbagai fungsi, antara lain Intelkam, Lalu Lintas, Reserse Kriminal, Brimob, dan Samapta.

Baca Juga  Polsek Rimba Melintang Pantau Program Ketahanan Pangan, Pertumbuhan Jagung di Lenggadai Hilir Terkendala Kemarau

Selain itu, dialog juga dilakukan bersama unsur eksternal, meliputi perwakilan pemerintah daerah, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Kesbangpol, tokoh adat, mahasiswa, LSM, media, hingga perwakilan pekerja dan pengemudi ojek.

Tidak hanya fokus pada diskusi, tim juga melakukan pengecekan fasilitas pelayanan publik di lingkungan Polres Rokan Hilir. Fasilitas yang ditinjau antara lain ruang SPKT, ruang Samapta, layanan Call Center 110, serta Mal Pelayanan Publik Presisi yang mencakup pelayanan SIM, SKCK, surat kehilangan, dan pengaduan Propam.

Melalui penelitian ini, diharapkan lahir model pengamanan unjuk rasa yang semakin adaptif terhadap dinamika sosial masyarakat, sekaligus mampu meningkatkan profesionalisme serta kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.**

Agrinas Putus KSO Perkebunan, Ganti Pola Vendorisasi dan Kemitraan Koperasi
Spread the love

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *