
KUANTAN SINGINGI,Derap1News – Aktivitas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, mendadak berubah drastis pada Senin (29/6/2026). Suasana yang biasanya ramai mendadak lengang setelah beredar kabar adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang diduga dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Informasi yang beredar menyebutkan, Bupati Kuansing Suhardiman Amby bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Kuansing diduga turut diamankan dalam operasi tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari KPK yang membenarkan maupun menjelaskan kronologi OTT tersebut.
Sejumlah tim yang diduga penyidik KPK tampak melakukan aktivitas di beberapa titik strategis di Kota Teluk Kuantan. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Rumah Dinas Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing, Zulkarnain.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 14.50 WIB menunjukkan pengamanan berlangsung cukup ketat. Sebuah kendaraan yang membawa empat personel Brimob bersenjata laras panjang memasuki kompleks rumah dinas dan langsung bersiaga di sekitar teras bangunan.
Tidak lama sebelumnya, sebuah mobil pikap dan kendaraan milik Satpol PP juga terlihat memasuki area rumah dinas. Beberapa saat kemudian, sejumlah paket makanan dalam jumlah besar diantar menggunakan sepeda motor ke dalam kompleks tersebut. Meski demikian, belum diketahui secara pasti tujuan pengiriman logistik tersebut karena belum ada penjelasan resmi dari pihak berwenang.
Dari luar lokasi, aktivitas pemeriksaan belum tampak mencolok. Akses menuju rumah dinas tetap dijaga ketat oleh aparat keamanan. Seorang perempuan paruh baya berjilbab sempat terlihat keluar dari rumah dinas sebelum memasuki sebuah mobil Toyota Rush berwarna hitam yang terparkir di halaman.
Sementara itu, kabar yang beredar di kalangan internal Pemkab Kuansing menyebutkan Bupati Suhardiman Amby telah dibawa ke Mapolres Kuansing untuk menjalani pemeriksaan. Namun informasi tersebut masih sebatas laporan dari sejumlah sumber dan belum memperoleh konfirmasi resmi dari KPK maupun pihak kepolisian.
Hingga berita ini diterbitkan, KPK belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait dugaan operasi tangkap tangan tersebut, termasuk mengenai pihak-pihak yang diamankan maupun perkara yang sedang ditangani.
Media ini masih terus berupaya memperoleh konfirmasi dari KPK, Pemerintah Kabupaten Kuansing, dan pihak terkait lainnya. Berita akan diperbarui seiring perkembangan informasi resmi yang disampaikan oleh aparat penegak hukum.**
Sumber : TribunJateng*




Komentar