
ROKAN HILIR,Derap1News – Polres Rokan Hilir mengerahkan 263 personel dari Polres dan Polsek jajaran untuk mengamankan tempat pemungutan suara (TPS) pada Pemilihan Penghulu (Pilpeng) Serentak 2026. Selain itu, sebanyak 30 personel Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) disiapkan untuk melakukan pengawasan dan memastikan kesiapan pengamanan di lapangan.
Kesiapan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan di halaman Markas Komando (Mako) Polres Rokan Hilir, Senin (26/10/2026), pukul 08.00 WIB. Apel dipimpin Wakapolres Rokan Hilir Kompol Lassarus Sinaga, S.H., M.H., serta dihadiri unsur TNI, Satpol PP, instansi terkait, para camat, dan personel gabungan.
Selain personel Polres dan Polsek jajaran, pengamanan juga melibatkan unsur Kodim 0321/Rokan Hilir, Batalyon B Pelopor Brimob Polda Riau, serta Satpol PP. Personel disiapkan untuk mendukung pengamanan di berbagai titik pemungutan suara di Kabupaten Rokan Hilir.
Dalam amanat Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., yang dibacakan Wakapolres Kompol Lassarus Sinaga, ditegaskan bahwa Pilpeng Serentak merupakan momentum demokrasi di tingkat kepenghuluan yang membutuhkan kesiapan pengamanan secara menyeluruh.
Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu mendukung seluruh rangkaian pemilihan agar berlangsung aman, tertib, jujur, adil, dan demokratis.
Pamatwil Diminta Aktif Mengawasi
Kapolres menekankan pentingnya peran 30 personel Pamatwil dalam mengawasi kesiapan pengamanan di wilayah tugas masing-masing. Pengawasan diminta dilakukan secara nyata, bukan sekadar formalitas.
Pamatwil diinstruksikan memeriksa kesiapan personel di TPS, menjalin koordinasi aktif dengan panitia penyelenggara dan unsur pimpinan di kecamatan, serta melakukan deteksi dini terhadap potensi kerawanan yang dapat mengganggu jalannya pemilihan.
Sementara itu, 263 personel Polres dan Polsek jajaran yang ditugaskan mengamankan TPS diminta memahami tugas dan tanggung jawab, mengenali karakteristik wilayah pengamanan, serta menjaga koordinasi dengan pihak terkait.
Personel juga diingatkan agar tidak meninggalkan lokasi pengamanan sebelum rangkaian pemungutan suara, penghitungan suara, hingga pengiriman kotak suara selesai dilaksanakan dengan aman.
Netralitas Aparat Jadi Perhatian
Selain kesiapan personel, netralitas aparat menjadi salah satu poin penting dalam amanat Kapolres. Seluruh anggota diminta tidak terlibat politik praktis maupun menunjukkan keberpihakan kepada calon penghulu tertentu.
Kapolres juga menginstruksikan personel untuk mengedepankan sikap profesional dan humanis, namun tetap tegas dalam menjaga keamanan serta ketertiban selama proses demokrasi berlangsung.
Seluruh personel diminta meningkatkan kewaspadaan, memperkuat koordinasi dengan unsur pengamanan lainnya, dan segera melaporkan setiap perkembangan situasi kepada pimpinan secara berjenjang.
Apel gelar pasukan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman dan tertib. Masyarakat turut diimbau menjaga situasi kondusif, menghormati proses demokrasi, serta melaporkan kepada petugas apabila menemukan potensi gangguan keamanan.
Untuk kebutuhan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri di nomor 110.
Dengan pengerahan 263 personel pengamanan TPS dan dukungan 30 Pamatwil, Polres Rokan Hilir menyiapkan langkah pengamanan Pilpeng Serentak 2026 dengan menitikberatkan pada kesiapan personel, deteksi dini kerawanan, koordinasi lintas instansi, serta netralitas aparat demi mendukung pelaksanaan pemilihan yang aman dan demokratis.**



Komentar