
Rokan Hilir, Derap1News – Pasca aksi spontanitas warga yang merusak rumah yang diduga milik bandar narkoba di Kecamatan Rantau Kopar, jajaran Polsek Rantau Kopar bergerak cepat melakukan langkah cooling system guna meredam situasi dan menjaga stabilitas keamanan masyarakat.
Kapolsek Rantau Kopar, Iptu Nanang Parinduri turun langsung menyambangi tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga di lingkungan terdampak, Minggu (10/5/2026). Kegiatan tersebut turut didampingi personel Polsek dan Bhabinkamtibmas setempat.
Langkah cepat yang dilakukan Kapolsek itu menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mencegah meluasnya gejolak sosial pasca insiden perusakan rumah yang dipicu keresahan masyarakat terhadap dugaan maraknya peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Dalam dialog bersama warga, Kapolsek meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing emosi maupun provokasi yang dapat memperkeruh keadaan. Ia menegaskan, penanganan kasus dugaan narkotika akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.
“Emosi masyarakat tentu kami pahami, karena narkoba memang menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan generasi muda. Namun, masyarakat juga tidak boleh bertindak di luar hukum. Percayakan penanganannya kepada kepolisian,” tegas Iptu Nanang Parinduri di hadapan warga.
Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif membantu pemberantasan narkoba dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas maupun layanan Call Center Polri 110.
Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah Rantau Kopar.
Sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi atas langkah cepat yang dilakukan Polsek Rantau Kopar dalam meredam situasi. Warga mengaku mendukung penuh upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan memberantas peredaran narkoba di daerah tersebut.
Kegiatan cooling system berlangsung aman dan kondusif. Ke depan, Polsek Rantau Kopar memastikan akan terus meningkatkan patroli rutin, sambang warga, serta penyuluhan bahaya narkoba guna mencegah terulangnya kejadian serupa.**




Komentar