
Desa Tango Raso, derap1news — Desa Tango Raso kini memasuki babak baru dalam penguatan ekonomi masyarakat dengan diresmikannya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tahun 2026. Kegiatan launching yang berlangsung meriah di Desa Jeranglah Rendah tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati, Kejaksaan, Kodim, Kepolisian, pimpinan kecamatan, Koramil, Polsek, serta para pengurus KDMP.
Peresmian koperasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui sistem gotong royong dan kemitraan, sejalan dengan program nasional pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan.
Kehadiran unsur Forkopimda dan jajaran pemerintah menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan koperasi sebagai pilar ekonomi masyarakat. Dalam sambutannya, pemerintah menegaskan bahwa koperasi merupakan model ekonomi yang paling sesuai dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan masyarakat Indonesia.
“Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi aset kolektif masyarakat yang harus dijaga dan dikembangkan bersama demi meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar salah satu perwakilan pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut.
Koperasi Desa Merah Putih Tango Raso dipersiapkan untuk menyediakan berbagai layanan yang dibutuhkan masyarakat, mulai dari layanan simpan pinjam, penyediaan kebutuhan pokok, hingga dukungan terhadap pengembangan usaha kecil dan UMKM desa.
Kepala desa juga menegaskan bahwa pengurus dan pegawai koperasi berkomitmen menjalankan roda organisasi secara transparan, profesional, dan bertanggung jawab. Dengan mengusung semangat Merah Putih, koperasi ini ditargetkan menjadi pusat perputaran ekonomi desa yang adil dan berkelanjutan.
Prosesi peresmian turut ditandai dengan seremoni simbolis sebagai tanda dimulainya operasional Koperasi Desa Merah Putih Tango Raso secara resmi. Momentum tersebut disambut antusias masyarakat yang berharap kehadiran koperasi mampu membuka peluang ekonomi baru bagi warga desa.
Dengan berdirinya Koperasi Desa Merah Putih, masyarakat Desa Tango Raso optimistis desa mereka dapat berkembang menjadi desa mandiri yang memiliki kekuatan ekonomi berbasis kebersamaan dan kesejahteraan bersama di tahun 2026.(tono)




Komentar