
Rokan Hilir, Derap1News – Di saat sebagian orang hanya memberi instruksi dari balik meja, Kapolsek Rimba Melintang IPTU Martin L. Munthe, S.H. justru memilih turun langsung ke lapangan. Dengan penuh semangat dan kepedulian, ia memimpin proses renovasi Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Jalan KH. Maksum, Dusun Mekar Jaya, Kepenghuluan Harapan Jaya, Kecamatan Rimba Melintang, Jumat (15/05/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Polsek Rimba Melintang itu bukan sekadar formalitas. IPTU Martin terlihat aktif memantau pengerjaan, berdiskusi dengan pekerja, hingga memastikan setiap bagian jembatan yang rusak benar-benar diperbaiki demi keselamatan masyarakat.
Langkah humanis dan responsif yang ditunjukkan IPTU Martin L. Munthe kembali membuktikan bahwa sosok polisi bukan hanya penegak hukum, tetapi juga pelayan masyarakat yang hadir membawa solusi nyata.
Renovasi jembatan tersebut dilakukan bersama personel Polsek Rimba Melintang Bripka Yogi S.H dan Bripka Binghot Pandiangan dan Satgas Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II dengan semangat gotong royong yang kuat.
Sejumlah pekerjaan berat dilakukan, mulai dari pemasangan kembali plat lantai besi, pengelasan rangka, hingga penggantian konstruksi jembatan yang telah kropos dan patah akibat usia pemakaian.

Dari hasil pembongkaran, ditemukan beberapa rangka utama jembatan dalam kondisi rusak parah dan tidak layak digunakan. Menyikapi kondisi itu, IPTU Martin langsung menginstruksikan percepatan perbaikan agar akses masyarakat tidak terganggu terlalu lama.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami. Jembatan ini menjadi akses penting warga, sehingga harus benar-benar kokoh dan aman digunakan,” tegas IPTU Martin L. Munthe.
Di bawah kepemimpinannya, progres pengerjaan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II kini telah mencapai sekitar 35 persen dan akan terus dilanjutkan hingga selesai.
Apa yang dilakukan Kapolsek Rimba Melintang ini menjadi gambaran nyata hadirnya Polri Presisi yang bekerja dengan hati.
Sosok IPTU Martin L. Munthe dinilai berhasil membangun kedekatan emosional dengan masyarakat melalui aksi nyata, bukan sekadar seremonial.
Semangat gotong royong antara Polri dan masyarakat terlihat kuat dalam pengerjaan renovasi tersebut. Peralatan seperti mesin las, gerinda, martil hingga material besi dimanfaatkan untuk mempercepat proses pembangunan.
Hingga saat ini, progres renovasi Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II telah mencapai sekitar 35 persen. Pengerjaan akan terus dilanjutkan secara bertahap pada Sabtu (16/05/2026).
Warga pun memberikan apresiasi atas kepedulian dan ketegasan Kapolsek yang rela turun langsung demi memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Di tengah tantangan dan keterbatasan, IPTU Martin menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak cukup hanya dengan kata-kata, tetapi dibuktikan lewat tindakan nyata di lapangan.**




Komentar