
Rokan Hilir,Derap1New – Menjelang bulan suci Ramadan, Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., turun langsung memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (12/2/2026) pagi.
Pengecekan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu turut dihadiri Kasat Reskrim Polres Rokan Hilir AKP I Putu Adi Juniwinata, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., Kanit II Sat Reskrim IPDA Ivan Bayuaji Maulana, S.Tr.K., Camat Tanah Putih Muhammad Harizal, S.STP., Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar Muhammad Fauzi, S.IP., M.Si., M.H., serta Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Asrul, S.Sos.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres bersama rombongan memantau harga berbagai komoditas strategis, mulai dari beras, gula, minyak goreng, daging, telur, sayur-mayur, ikan, hingga gas elpiji.
Hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar harga bahan pokok relatif stabil. Beras premium masih bertahan di Rp16.000 per kilogram, gula pasir Rp18.000 per kilogram, minyak goreng Rp18.000 per liter, serta daging sapi Rp140.000 per kilogram.

Namun, sejumlah komoditas mengalami fluktuasi harga. Daging ayam ras naik dari Rp40.000 menjadi Rp60.000 per kilogram. Sebaliknya, bawang putih turun dari Rp42.000 menjadi Rp36.000 per kilogram, cabai merah dari Rp50.000 menjadi Rp45.000 per kilogram, dan cabai rawit turun signifikan dari Rp60.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, bawang perai campur melonjak dari Rp40.000 menjadi Rp68.000 per kilogram.
Pada sektor perikanan, harga ikan relatif stabil dengan sedikit kenaikan pada ikan tongkol dari Rp38.000 menjadi Rp40.000 per kilogram dan ikan lele dari Rp23.000 menjadi Rp25.000 per kilogram. Harga gas elpiji juga terpantau stabil, yakni Rp25.000 per tabung untuk elpiji 3 kg dan Rp165.000 per tabung untuk elpiji 12 kg.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni menegaskan, pengecekan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok bahan pokok menjelang Ramadan, ketika permintaan masyarakat cenderung meningkat.
“Kami ingin memastikan harga tetap dalam batas wajar, stok mencukupi, serta tidak ada praktik penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengawasan langsung ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang bulan suci Ramadan.
Kegiatan pengecekan berakhir sekitar pukul 09.00 WIB dan berlangsung dalam kondisi aman serta terkendali.(Red).




Komentar