Nasional
Beranda / Nasional / Reses di Tanah Putih, Edison Jamil Serap Aspirasi Warga dan Soroti Isu Narkoba

Reses di Tanah Putih, Edison Jamil Serap Aspirasi Warga dan Soroti Isu Narkoba

Rokan Hilir, derap1news – Anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir, Edison Jamil, melaksanakan kegiatan reses Persidangan I Tahun 2026 dengan menemui konstituennya di Pematang Padang, Kepenghuluan Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih, Minggu (19/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri hampir seratusan warga yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi. Edison Jamil hadir bersama rombongan staf Sekretariat DPRD Rohil serta pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat sekaligus memaparkan capaian kinerjanya sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Tanah Putih, Pujud, Tanjung Medan, dan Rantau Kopar.

Dalam sambutannya, Edison menyinggung kondisi keuangan daerah yang saat ini terdampak kebijakan efisiensi anggaran. Menurutnya, tidak semua aspirasi masyarakat dapat langsung direalisasikan, meskipun tetap akan diperjuangkan sesuai skala prioritas.

“Beberapa program yang masih bisa kita dorong seperti pembangunan musala dan bedah rumah, karena sebelumnya sudah masuk dalam APBD 2025 dan sebagian sudah berjalan. Namun ke depan tetap harus mengacu pada kelayakan, terutama bagi masyarakat yang masuk kategori paling membutuhkan,” ujarnya.

Baca Juga  Operasi Narkoba di Kampung Boncos, Polsek Palmerah Temukan Sabu, Ganja, dan Sajam

Sebagai Wakil Ketua Komisi D DPRD Rohil, Edison juga menyampaikan komitmennya dalam membantu akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Ia menawarkan solusi melalui lembaga pendidikan berbasis pesantren.

“Jika ada anak dari keluarga kurang mampu yang kesulitan masuk sekolah, kami siap menampung di pondok pesantren Yayasan Mutiara Rokan tanpa biaya, mulai dari pendidikan, pakaian, hingga kebutuhan makan dan tempat tinggal,” jelasnya.

Selain itu, ia juga membuka peluang koordinasi dengan program sekolah rakyat bagi anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan dasar.

Kegiatan reses tersebut turut diisi dengan sesi dialog interaktif. Sejumlah warga, di antaranya Adi, Ibu Boru Ginting, dan Khoirul Azhar, menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari terhentinya program MBG di SD Negeri 020, kondisi lampu jalan yang mulai redup, hingga kekhawatiran terhadap maraknya peredaran narkoba.

Menanggapi hal itu, Edison menyatakan akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait. Untuk program MBG, ia berjanji akan mengonfirmasi langsung kepada pihak pengelola dalam waktu dekat.

“Program ini penting karena berkaitan dengan upaya mencegah stunting dan meningkatkan kualitas generasi muda. Kita juga perlu mengawasi bersama agar program tersebut berjalan sesuai tujuan,” katanya.

Baca Juga  Terkait Uka-Uka, Ketum PPWI: Kegiatan Ilegal, Tanpa Dasar Hukum

Terkait lampu jalan, Edison akan berkoordinasi dengan dinas perhubungan untuk memastikan kemungkinan perbaikan atau penggantian fasilitas yang sudah tidak optimal.

Sementara itu, mengenai isu narkoba, Edison mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan aparat penegak hukum.

“Peredaran narkoba sangat mengkhawatirkan. Peran kepolisian sangat penting, namun masyarakat juga harus aktif melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan. Selain itu, pengawasan orang tua terhadap pergaulan anak juga menjadi kunci utama,” tegasnya.

GRANAT Apresiasi Kinerja Polda Riau, Ungkap Ribuan Kasus Narkotika Awal 2026

Kegiatan reses tersebut ditutup dengan doa bersama serta sesi foto bersama antara anggota DPRD dan masyarakat sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen dalam membangun daerah.

Spread the love

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *