Hukrim
Beranda / Hukrim / Terlibat Peredaran Jual Beli Narkoba, Dua Oknum Anggota Polres Rohil di Tuntut 7 Tahun Penjara

Terlibat Peredaran Jual Beli Narkoba, Dua Oknum Anggota Polres Rohil di Tuntut 7 Tahun Penjara

Foto : Sidang Tuntutan dua oknum Polisi Polres Rohil di PN Rohil .

Ujung Tanjung,| Derap1News,com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Rokan Hilir (Kajari Rohil) menuntut 7 tahun penjara subsider 6 bulan denda 2 milliar terhadap dua orang oknum anggota polisi Polres Rohil karena terlibat peredaran jual beli  narkoba jenis ekstasi .

Sidang pembacaan tuntutan  tersebut dibacakan JPU  Jupri Wandy Banjarnahor S.H .MH pada persidangan di Pengadilan Negeri Rokan Hilir (PN Rohil ) ,pada Selasa ,9 Juli 2024, Sekira Pukul 14.00 Wib .

Dua oknum polisi yang menjadi terdakwa narkoba tersebut yakni  Bripka N.M Panjaitan dan Briptu SAS Siagian, perkara ini naik ke proses persidangan karena rekan kedua terdakwa Briptu JD Situmorang meninggal dunia diduga karena over dosis saat bersama sama  menggunakan narkotika jenis ekstasi disalah satu cafe di Simpang Mutiara Kelurahan Banjar XII Kecamatan Tanah Putih .

Baca Juga  Pledoi Kuasa Hukum Kartono : Tuntutan Hukuman Mati Tidak Berdasarkan Fakta Persidangan

Kedua terdakwa ini diketahui bertugas di Satuan Reskrim Narkoba (Satnarkoba) Polres Rohil .Sedangkan JD Situmorang bertugas di Polsek Pujud Polres Rohil .

” Menyatakan dua terdakwa NM dan SAS  terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pemufakatan jahat atau melawan hukum tanpa hak menerima, menjual dan membeli dan menggunakan narkotika jenis Ekstasi sesuai pasal 114 ayat (1) UU nomor 35 Tahun 2009 Jo pasal 132 ayat (1) UU nomor 35  tahun 2029 tentang narkotika dengan pidana 7 tahun penjara  subsider 6 bulan penjara denda 2 Milliar rupiah .” Kata Jupri Wandy Banjarnahor saat membacakan tuntutannya dalam sidang yang digelar secara Virtual .

Adu Argumen Sengit di Sidang Perdana Abdul Wahid, Isu Saksi dan Penahanan Jadi Sorotan

Selain itu JPU dalam tuntutannya  mempertimbangkan hal hal yang memberatkan dan meringankan kedua terdakwa .

Baca Juga  1 Kg Sabu Menguap, Dua Pengedar Terancam Hukuman Berat

” Hal hal yang memberatkan terdakwa bahwa kedua terdakwa selaku anggota Polri yang seharusnya  memberantas peredaran narkotika , tidak mendukung pemerintah dalam memberantas penyalahgunaan narkotika, sedangkan yang meringankan terdakwa para terdakwa adalah tulang punggung keluarga .” Kata Jupri Wandy Banjarnahor dalam tuntutan tersebut .

Sidang yang diketuai majelis hakim Erif Erlambang SH didampingi dua anggota Aldar Valeri SH dan Nora SH masing-masing sebagai hakim anggota. Sedangkan kedua  terdakwa didampingi oleh Penasehat hukumnya Rahmat SH .

” Usai tuntutan dibacakan JPU, Ketua majelis hakim Erif Erlambang memberikan kesempatan kepada PH terdakwa .
” Atas tuntutan JPU , Kami akan mengajukan pembelaan secara tertulis , ” Ujar Rahmat SH.

Baca Juga  Operasi Antik Polda Riau, Satnarkoba Polres Rohil Ringkus 2 Orang Pengedar dan Satu Bandar

Selanjutnya Erif Erlambang memberikan waktu satu minggu kedepan PH terdakwa untuk mengajukan pembelaan atas tuntutan tersebut .

Ahli Hukum Pidana : Tanpa Niat dan Bukti Kuat, Seseorang Tak Bisa Serta-Merta Dipidana dalam Kasus Karlahut

” Sidang akan dilanjutkan satu minggu kedepan dalam agenda pembelaan dari terdakwa , ” tutup Erif Erlambang sambil mengetuk palunya.**

Spread the love

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *