Sosial
Beranda / Sosial / Hari Santri Nasional 2026 di Rohil: Bupati Pimpin Upacara, Polri Ajak Santri Perangi Narkoba dan Radikalisme

Hari Santri Nasional 2026 di Rohil: Bupati Pimpin Upacara, Polri Ajak Santri Perangi Narkoba dan Radikalisme

Wakapolres dan Bupati Rohil saat Menghadiri Hari Santri Nasional,

ROKAN HILIR, Derap1News – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-11 Tahun 2026 di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam menjaga persatuan, membangun karakter generasi muda, dan menghadapi berbagai ancaman sosial yang dapat merusak masa depan bangsa.

Upacara yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” tersebut berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Modern Al-Majidiyah, Jalan H. Imam Munandar, Kepenghuluan Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Sabtu (24/10/2026).

Bupati Rokan Hilir H. Bistamam bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan itu dihadiri Wakil Kepala Polres Rohil Kompol Lassarus Sinaga, unsur TNI, para camat, kepala instansi, tokoh masyarakat, tokoh adat, pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Rohil, serta ratusan santri, wali santri, dan alumni.

Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih, dilanjutkan pembacaan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Ikrar Santri, penyampaian amanat, dan doa. Kegiatan kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu Hari Santri, Hubbul Wathan, dan Mars Rohil.

Baca Juga  Temu Ramah Jelang HUT RI ke -80, Kader IPK Paluta Adakan Silahturahmi

Santri Bukan Hanya Penjaga Nilai Keagamaan

Mubes PPTSB ke-XVI: Demokrasi Harus Sehat, Persaudaraan Jangan Terkoyak

Di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks, santri dinilai memiliki peran penting yang tidak terbatas pada pendidikan dan pengamalan nilai-nilai keagamaan. Mereka juga diharapkan menjadi bagian dari kekuatan masyarakat dalam menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, serta menangkal penyalahgunaan narkoba dan penyebaran paham radikal.

Pesan tersebut sejalan dengan pandangan Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., yang disampaikan melalui Wakapolres Rohil Kompol Lassarus Sinaga, didampingi Kasi Humas Polres Rohil IPDA Anton, S.H.

Menurut Kapolres, Hari Santri Nasional tidak sekadar menjadi agenda seremonial atau mengenang sejarah, tetapi juga momentum untuk mempererat sinergi antara Polri, kalangan pesantren, dan para santri.

Baca Juga  Peduli Bencana Banjir,Ormas PAC PBB Tanah Putih Antar 1 Truk Bantuan Sembako ke Tapteng -  Sibolga

“Peringatan Hari Santri Nasional ini bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi momentum untuk memperteguh sinergitas antara Polri dengan dunia pesantren dan para santri,” ujar Kompol Lassarus Sinaga menyampaikan pesan Kapolres.

Ia menegaskan, santri memiliki posisi strategis dalam menjaga persatuan, menyebarkan nilai-nilai perdamaian, dan membentengi generasi muda dari berbagai ancaman yang dapat merusak kehidupan sosial maupun masa depan bangsa.

Tewaskan Penghafal Al-Qur’an Peraih Beasiswa Kairo, PT SELOG dan PT DAMIRA Diduga Lepas Tanggung Jawab

Polres Rohil, lanjutnya, memandang santri sebagai mitra strategis dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

“Kehadiran santri di tengah masyarakat adalah kekuatan yang sangat berharga. Semoga tema ‘Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas’ benar-benar menjadi semangat yang terus dijaga,” ungkapnya.

Sinergi Harus Melampaui Seremoni

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan komitmen Polres Rohil untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan pesantren serta kalangan santri dalam mendukung terciptanya lingkungan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera.

Baca Juga  Lebih dari Sekadar Aktor: Jackie Chan dan Komitmennya terhadap Pendidikan, Alam dan Amal

“Polres Rokan Hilir akan selalu hadir, mendukung, dan bersinergi bersama para santri dan pesantren demi masa depan Rokan Hilir yang lebih aman, damai, dan sejahtera,” tuturnya.

Pemko Pekanbaru Tegas Cegah Aktifitas LGBT di Kafe Laksamana Muda

Peringatan Hari Santri Nasional di Rohil tersebut berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib, sekaligus menjadi ruang mempererat persaudaraan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, kalangan pesantren, dan masyarakat.

Lebih dari sekadar upacara tahunan, semangat Hari Santri diharapkan dapat diwujudkan melalui kontribusi nyata para santri dalam kehidupan bermasyarakat, menjaga persatuan, dan mempersiapkan generasi yang berilmu, berakhlak, serta mampu menghadapi tantangan zaman.**

Spread the love

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *