
Bengkulu Selatan, derap1news – Pemerintah Desa Padang Burnai, Kecamatan Bungamas, secara resmi menyalurkan bantuan dukungan pendidikan kepada 24 pelajar dari keluarga kurang mampu. Bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2026 tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak di desa.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Desa Padang Burnai, Suharman, kepada para penerima manfaat. Bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai dengan besaran yang disesuaikan berdasarkan jenjang pendidikan.
Adapun rinciannya, anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menerima bantuan sebesar Rp100.000 per orang, sebanyak 18 siswa Sekolah Dasar (SD) masing-masing menerima Rp180.000, sedangkan satu siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) memperoleh bantuan sebesar Rp260.000. Program bantuan ini diperuntukkan bagi pelajar yang berasal dari keluarga kurang mampu dan memiliki semangat belajar yang baik.
Kepala Desa Padang Burnai, Suharman, menjelaskan bahwa bantuan pendidikan tersebut akan disalurkan secara rutin setiap semester sebagai upaya pemerintah desa untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan.
“Pendidikan merupakan hak setiap anak. Melalui program ini kami berharap dapat membantu meringankan beban orang tua serta memberikan motivasi kepada anak-anak agar terus bersemangat belajar, berprestasi, dan tidak putus sekolah karena keterbatasan biaya,” ujar Suharman dalam sambutannya.
Salah seorang perwakilan orang tua penerima bantuan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Desa Padang Burnai.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Meskipun nilainya tidak terlalu besar, bantuan ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak kami,” ungkapnya.
Kegiatan penyaluran bantuan pendidikan tersebut turut disaksikan oleh unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan Kecamatan Bungamas, serta tokoh masyarakat setempat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program.
Pemerintah Desa Padang Burnai berharap program pemberdayaan di bidang pendidikan ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan pada tahun-tahun anggaran berikutnya, sehingga semakin banyak anak-anak yang memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan dengan baik tanpa terkendala faktor ekonomi.
**(Tono)**




Komentar