
Rokan Hilir,Derap1News – Dukungan terhadap program Ketahanan Pangan (Ketapang) nasional terus dilakukan jajaran Polri hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas, Polsek Rimba Melintang secara rutin melakukan pemantauan terhadap perkembangan tanaman jagung yang menjadi salah satu komoditas strategis dalam mendukung swasembada pangan nasional.
Pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, Bhabinkamtibmas Kelurahan Rimba Melintang, Aipda Nasri, melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung di lahan seluas 0,5 hektare yang berada di Jalan Al Munawarah, Kelurahan Rimba Melintang, Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari monitoring Program Ketahanan Pangan (Ketapang) yang dilaksanakan dalam rangka mendukung implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya pada sektor penguatan ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Dalam pengecekan tersebut, Bhabinkamtibmas memastikan kondisi tanaman jagung yang telah ditanam sejak 10 Maret 2026 terus mengalami perkembangan sesuai dengan fase pertumbuhannya. Pemantauan dilakukan sebagai langkah antisipatif guna mengetahui kondisi tanaman sejak dini sehingga berbagai kendala yang berpotensi menghambat produktivitas dapat segera diidentifikasi.
Kapolsek Rimba Melintang IPTU Martin Luther Munthe SH melalui laporan kegiatan menjelaskan bahwa keterlibatan personel Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan nasional.
Keberadaan Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya berfungsi menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi bagian dari implementasi program Polisi Cinta Petani yang menempatkan Polri sebagai mitra strategis petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
Program penanaman jagung dinilai memiliki peran penting dalam mendukung target swasembada pangan nasional. Sebagai salah satu komoditas utama, jagung tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumsi dan pakan ternak, tetapi juga menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat pedesaan. Oleh karena itu, keberhasilan program ini membutuhkan sinergi antara pemerintah, petani, penyuluh pertanian, dan aparat keamanan.
Melalui pendampingan dan pemantauan yang berkelanjutan, diharapkan produksi jagung di Kabupaten Rokan Hilir dapat terus meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian target swasembada pangan nasional.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.(Rilis)**




Komentar