
Rokan Hilir,Derap1News – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan hingga tingkat desa. Salah satunya melalui pemantauan langsung terhadap lahan pertanian jagung yang menjadi bagian dari Program Ketahanan Pangan (Ketapang) dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Pada Kamis (11/6/2026), Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Karya Mukti, AIPDA Hamdani, melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung yang telah ditanam di Jalan Anas Ma’amun, RT 13 RW 05, Kepenghuluan Karya Mukti, Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir.
Kegiatan tersebut dilakukan di lahan seluas sekitar 0,5 hektare yang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program Ketapang di wilayah hukum Polsek Rimba Melintang. Pengecekan bertujuan untuk memantau kondisi tanaman sekaligus memastikan program yang telah berjalan mendapat perhatian dan pendampingan berkelanjutan.
Kapolsek Rimba Melintang melalui laporan kegiatan menyebutkan bahwa pengecekan dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui sektor pertanian, khususnya komoditas jagung.
Program Ketapang sendiri merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di daerah. Kehadiran aparat kepolisian melalui peran Bhabinkamtibmas diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam mengelola lahan produktif dan menjaga keberlangsungan program tersebut.
Selain berkontribusi terhadap ketersediaan pangan, pengembangan tanaman jagung juga dinilai memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat. Apabila dikelola secara optimal, hasil panen dapat membantu meningkatkan pendapatan petani sekaligus mendukung stabilitas pasokan bahan pangan di tingkat lokal.
Dari hasil pengecekan, tanaman jagung yang berada di lokasi program Ketapang terpantau dalam kondisi baik. Kegiatan berlangsung aman dan kondusif hingga selesai.
Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan aparat keamanan, program ketahanan pangan diharapkan mampu menjadi salah satu solusi dalam memperkuat kemandirian pangan daerah sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional yang berkelanjutan. (Rilis)**




Komentar