
Rokan Hilir, Derap1News– Dalam suasana penuh kehangatan pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi Datin Penghulu Teluk Nayang Astuti S.Pd, Kecamatan Pujud Kabupaten Rokan Hilir- Riau menggelar kegiatan halalbihalal di kediamannya, sebagai upaya mempererat tali silaturahmi antar warga.
Acara yang berlangsung dengan nuansa kekeluargaan tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, hingga aparat Desa dan warga setempat. Momen ini dimanfaatkan untuk saling bermaafan serta memperkuat kebersamaan setelah menjalani bulan suci Ramadan.
Dalam kesempatan itu, Datin Penghulu Teluk Nayang, Astuti S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh undangan yang telah meluangkan waktu untuk bersilaturahmi.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Sekdes, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, awak media, serta seluruh masyarakat yang telah hadir dalam kegiatan halalbihalal ini,” ujarnya
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan antarwarga pasca menjalani ibadah Ramadan.
“Semoga melalui kegiatan ini, hubungan kebersamaan kita semakin erat, dan ke depan kita dapat kembali bertemu dalam suasana yang lebih baik,” harapnya.
Sejumlah perwakilan masyarakat juga turut menyampaikan sambutan, di antaranya Kepala Dusun II Fujiono, Ketua RW Malvinas, Kepala Dusun IV Edianto, Kepala Dusun VI Darwin Siregar, serta Ketua Pemuda Wait Pane.
Dalam kesempatan tersebut, para tamu mereka menyampaikan ucapan terima kasih kepada Datin Penghulu serta saling bermaafan dalam momentum Idulfitri.
“Minal aidzin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan berada dalam lindungan Allah SWT,” ungkap Malvinas mewakili warga.
“Halalbihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi sarana mempererat hubungan dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Suasana berlangsung hangat dengan ramah tamah dan saling bersalaman antar warga. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya sebagai bagian dari tradisi yang memperkuat nilai sosial dan budaya di Teluk Nayang.
Di akhir kegiatan, salah seorang Sekretaris Desa (Sekdes) turut menyampaikan harapannya melalui awak media agar pemerintah daerah dapat lebih memperhatikan kesejahteraan aparatur desa, khususnya terkait pembayaran honor. Ia mengungkapkan bahwa hingga dua bulan terakhir, honor yang menjadi hak mereka belum juga diterima.
“Kami berharap melalui media ini, pemerintah daerah dapat segera memikirkan dan merealisasikan pembayaran gaji honor kami, karena sudah dua bulan belum kami terima,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut menjadi perhatian tersendiri di tengah suasana kebersamaan, sekaligus menggambarkan harapan aparatur desa terhadap peningkatan kesejahteraan dan perhatian dari pemerintah daerah.**




Komentar