
UJUNG TANJUNG, Derap1News – Ribuan warga memadati kawasan Jembatan Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Minggu (11/10/2026), untuk menyaksikan tradisi Pacu Sampan Utanter 2026. Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan tahunan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga warisan budaya masyarakat tepian Sungai Rokan.
Sejak pukul 09.00 WIB, warga tampak antusias memadati lokasi untuk menyaksikan perlombaan yang berlangsung hingga pukul 18.00 WIB. Kegiatan tersebut secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, BBA., MBA.
Di tengah ramainya pengunjung, jajaran Polsek Tanah Putih melakukan pengamanan di sejumlah titik strategis. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tanah Putih Kompol Ali Azar, S.Sos., didampingi Kasi Humas Polres Rokan Hilir IPDA Anton, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran personel kepolisian merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penanganan gangguan keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menjalankan kegiatan sosial dan budaya dengan aman.
“Pacu Sampan Utanter bukan sekadar perlombaan, tetapi juga bagian dari jati diri masyarakat tepian Sungai Rokan. Menjaga keamanan kegiatan ini berarti turut menjaga kebersamaan dan kebanggaan masyarakat terhadap tradisi leluhur,” demikian pernyataan Kapolres yang disampaikan melalui Kapolsek Tanah Putih.
Kompol Ali Azar menambahkan, pengamanan dilakukan agar masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan tenang. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara kepolisian dan warga dalam menciptakan suasana yang tertib.
“Kami ingin setiap warga merasa aman saat mengikuti kegiatan. Tradisi seperti ini perlu terus dijaga agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat,” ujarnya.
Pacu Sampan Utanter menjadi salah satu momentum berkumpulnya masyarakat untuk merawat kebersamaan sekaligus mempertahankan tradisi lokal. Antusiasme warga yang memadati kawasan Jembatan Ujung Tanjung menunjukkan bahwa kegiatan budaya masih memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat Rokan Hilir.
Melalui pengamanan tersebut, Polsek Tanah Putih berupaya memastikan kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Namun, keberlanjutan tradisi ini tidak hanya bergantung pada pelaksanaan perlombaan, melainkan juga pada keterlibatan masyarakat dan dukungan berbagai pihak dalam menjaga nilai budaya lokal.**




Komentar