
Medan, derap1News– Dalam upaya memperkuat nilai-nilai persatuan dan kerukunan umat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara menggelar Pelatihan dan Pembinaan Ukhuwah Islamiyah bagi Pemuda Muslim pada Kamis, 17 Juli 2025, bertempat di Aula MUI Sumut, Medan.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan berbagai organisasi kepemudaan Islam, termasuk Ikatan Pemuda Karya (IPK) Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Sekretaris DPD IPK, Darwin Lubis.
Pelatihan ini bertujuan membangun kesadaran generasi muda tentang pentingnya Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Muslim) sebagai fondasi untuk menciptakan masyarakat yang damai, harmonis, dan tahan terhadap berbagai krisis sosial.
Dalam sesi materi, Dr. Syafruddin Syam, MA, dan Dr. H. Irwansyah, SHI, MH, mengupas konsep dasar Ukhuwah Islamiyah, landasan normatifnya dalam ajaran Islam, serta relevansinya di era modern. Sementara itu, Prof. Dr. Andri Soemitra, MA, dan Dr. Ridwan, MA, menyoroti tantangan-tantangan nyata seperti pendangkalan akidah, pemurtadan, ajaran sesat, narkoba, kemiskinan, hingga ketimpangan sosial yang perlu dihadapi bersama dengan semangat ukhuwah.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Panitia, Drs. H.M. Hatta Siregar, SH, dan ditutup dengan pembacaan rumusan hasil kegiatan oleh Ketua MUI Sumut, DR. H. Maratua Simanjuntak.
Menurut Darwin Lubis, kegiatan semacam ini sangat strategis dalam membentuk pemuda Islam yang tidak hanya tangguh secara spiritual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial.
“Acara ini bertujuan untuk memperkuat Ukhuwah Islamiyah di kalangan pemuda dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kerukunan dalam masyarakat. MUI Sumatera Utara secara aktif mengadakan pelatihan kader penggerak Ukhuwah Islamiyah untuk membangun kerukunan antar umat beragama dan suku di wilayah ini,” ujar Darwin kepada awak media.
Kegiatan ini dinilai sebagai salah satu langkah konkrit membendung perpecahan dan memperkuat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Sumatera Utara.




Komentar