
ROKAN HILIR,Derap1News – Aksi unjuk rasa terjadi di Mapolsek Pasir Limau Kapas (Palika), Kabupaten Rokan Hilir, Senin (6/4/2026). Sejumlah warga menyampaikan tuntutan agar aparat penegak hukum serius memberantas dugaan maraknya peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Dalam aksinya, massa juga menyuarakan dugaan keterlibatan oknum aparat dalam membekingi aktivitas ilegal seperti peredaran narkoba, perjudian, hingga tempat hiburan. Namun, tudingan tersebut hingga kini belum terbukti.
Menanggapi aksi tersebut, Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni melalui Kapolsek Palika IPTU Robiansyah S.H menyatakan pihaknya menghormati aspirasi masyarakat, namun mengingatkan pentingnya menyampaikan pendapat sesuai prosedur.
“Iya benar, ada aksi masyarakat terkait dugaan maraknya peredaran narkoba. Kami tetap menampung aspirasi tersebut, namun aksi dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya,” ujar Kapolsek saat dikonfirmasi.
Ia menegaskan, pihak kepolisian terus berupaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengajak warga tidak mudah terpancing isu yang belum jelas kebenarannya.
“Kami bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat telah melakukan imbauan agar masyarakat bijak dalam bermedia sosial dan tidak mudah terpengaruh isu liar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Kapolsek juga meminta masyarakat segera melapor jika menemukan dugaan tindak pidana, termasuk peredaran narkoba, agar dapat ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.
Sementara itu, tokoh agama sekaligus Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kecamatan Palika, Rahmanyus, membenarkan adanya aksi tersebut. Namun, ia menilai aksi itu berlangsung tanpa koordinasi yang jelas.
“Memang ada aksi, tetapi sepertinya tidak terkoordinir dengan baik. Tidak ada pemberitahuan sebelumnya kepada tokoh masyarakat maupun tokoh agama,” ungkap Rahmanyus.

Ia menegaskan, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, namun harus disertai tanggung jawab yang jelas. Rahmanyus juga mengimbau warga agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpancing isu hoaks atau informasi yang belum jelas kebenarannya. Mari bersama menjaga kamtibmas dan kerukunan antarumat beragama di Palika,” ujarnya.
Hingga saat ini, situasi di wilayah Pasir Limau Kapas dilaporkan tetap kondusif. Aparat kepolisian bersama tokoh masyarakat terus melakukan pendekatan persuasif guna menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.**




Komentar