
JAKARTA,Derap1News – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan adanya pemecatan dua Direktur Jenderal (Dirjen) di Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Langkah tegas tersebut dilakukan oleh Menteri PU Dody Hanggodo sebagai bagian dari upaya penertiban internal pemerintahan.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam wawancara bersama sejumlah tokoh nasional di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan mentolerir pejabat yang melakukan pelanggaran.
“Saya lihat beberapa menteri sudah mulai berbenah. Ada dirjen-dirjen yang nakal langsung dipecat. Menteri PU saya sekarang, Dody, orangnya baik, tapi kalau ada yang main-main, dia pecat dua dirjen,” ujar Prabowo.
Menurutnya, langkah bersih-bersih di tubuh pemerintahan mulai menunjukkan dampak positif, terutama terhadap penerimaan negara. Prabowo menyebut, pendapatan pajak dalam tiga bulan pertama tahun ini mengalami kenaikan signifikan.
“Penerimaan pajak Januari, Februari, Maret naik cukup signifikan, sekitar 30 persen. Mudah-mudahan ini bertahan. Mungkin karena kita mulai membersihkan Direktorat Pajak,” katanya.
Tak hanya itu, Prabowo juga menyoroti perlunya pembenahan di sektor lain, termasuk Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Ia menegaskan komitmennya untuk membersihkan seluruh institusi negara dari praktik-praktik yang merugikan.
“Sekarang Bea Cukai juga harus kita bersihkan. Semua institusi harus dibenahi. Saya sampaikan ke semua pihak, bersihkan diri atau nanti akan dibersihkan,” tegasnya.
Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintahan Prabowo berkomitmen memperkuat integritas birokrasi serta meningkatkan kinerja aparatur negara melalui langkah tegas dan terukur.**




Komentar