Rokan Hilir
Beranda / Rokan Hilir / Setelah Isu Pungli, Kini Puskesmas Tanah Putih I Dihebohkan Aksi Joget Tenaga Kesehatan

Setelah Isu Pungli, Kini Puskesmas Tanah Putih I Dihebohkan Aksi Joget Tenaga Kesehatan

Foto: Tangkapan layar video sejumlah tenaga kesehatan yang diduga berjoget dan berkaraoke di teras ruang UGD Puskesmas Tanah Putih I, Rokan Hilir.

Rokan Hilir, derap1news – Sebuah video yang memperlihatkan aksi sejumlah tenaga kesehatan (nakes) berjoget dan berkaraoke di lingkungan Puskesmas Tanah Putih I, Kabupaten Rokan Hilir, viral di media sosial dan menuai kecaman publik. Aksi tersebut dinilai tidak pantas karena terjadi di area Unit Gawat Darurat (UGD) dan diduga dilakukan saat jam kerja.

Video berdurasi singkat itu pertama kali diunggah oleh akun Facebook Indra Kurniawan Akbar pada Kamis (5/6/2025). Dalam cuplikan tersebut tampak lima perempuan, yang diduga merupakan tenaga kesehatan, tengah bernyanyi dan berjoget menggunakan pengeras suara di teras ruang UGD. Dua di antaranya terlihat duduk di atas kursi roda, sementara seorang pria sempat muncul dan ikut menari sebelum kembali masuk ke dalam ruangan.

Aksi tersebut memicu kemarahan warganet karena dianggap mencoreng etika profesi serta tanggung jawab tenaga medis. Apalagi, lokasi kejadian berada di ruang UGD, area yang seharusnya steril dan difokuskan untuk penanganan pasien dalam kondisi darurat.

“Sudah ada isu pungli, sekarang malah karaokean di UGD. Mau dibawa ke mana wajah pelayanan kesehatan kita?” tulis seorang pengguna media sosial dalam komentarnya yang viral.

Baca Juga  Seragam Gratis Tahun Ajaran 2025/2026, Bukti Komitmen Pemimpin Rohil
Foto: Sudah ada isu pungli, sekarang malah karaokean di UGD,’ tulis salah satu netizen dalam komentar pedasnya.


Lokasi Puskesmas Tanah Putih I yang berada di Jalan Lintas Sumatra, Kelurahan Banjar XII, juga hanya berjarak sekitar 100 meter dari Mapolres Rokan Hilir dan sekitar 10 menit dari rumah dinas Wakil Bupati, yang semakin memperkuat kesan lemahnya pengawasan terhadap fasilitas publik tersebut.

Ironisnya, kejadian ini muncul tak lama setelah mencuatnya dugaan praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan Puskesmas yang sama. Dua peristiwa ini dinilai semakin merusak citra pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.

Upaya konfirmasi telah dilakukan oleh sejumlah media kepada Kepala Puskesmas Tanah Putih I, Minse Ases Putri, S.Keb, melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan resmi.

Masyarakat pun mendesak Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir untuk turun tangan. Mereka menuntut tindakan tegas terhadap para oknum yang terlibat serta evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan dan manajemen Puskesmas Tanah Putih I.

“Institusi kesehatan adalah wajah dari pelayanan publik. Jika kedisiplinan dan etika sudah luntur, maka yang menjadi korban adalah masyarakat sendiri,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Dinas Kesehatan diharapkan tidak menutup mata atas kejadian ini, demi menjaga integritas profesi tenaga medis dan kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan di Kabupaten Rokan Hilir.

Spread the love

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *